Showing posts with label Penyakit Bayi. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Bayi. Show all posts

Thursday, December 13, 2012

Treatment untuk anak Batuk dan Pilek (Batpil)

Batpil pada anak emang penyakit yang bikin para ibu2 galau.Begitu juga saat Deniz batuk, membuat saya galau setengah mati. Pasalanya batuk itu sebenarnya penyakit yang susah2 gampang, sebenernya sih ga berbahaya atau menyebabkan dirawat dsb, cuma klo ga sembuh2 bikin pusing jg sih, apalagi batuk pada anak tuh cepet bgt bikin berat anak berkurang drastis.

Hal itu deh yang terjadi sama Deniz, hampir sebulan diserang penyakit batuk yang tak kunjung reda. Jadi disini saya mencoba sharing untuk para ibu2 diluar sana bagaimana Home Treatment mengatasi batuk pada anak.

Singkat cerita, awal Deniz batuk itu karena ga sabar dan kurang pengalaman, akhirnya saya membawa Deniz ke Dokter Spesialis Anak (Linknya bisa dilihat disini), alhasil krn ga tau klo si Deniz alergi antibiotik tipe amoxsan, di sekujur badannya merah2 seperti terbakar. Untung pada saat itu saya konsul ke dokter umum, akhirnya antibiotik itu diberhentikan, dan dokter sempat mengatakan "untung ketauan sekarang bu, klo tidak bisa2 anak ibu keracunan, dan ga tau klo sampe Pankreasnya kena". Pada saat itu saya benar2 menyesal mengajak Deniz ke dokter. Dan kedua kalinya Deniz sakit pun saya masih mengajaknya ke dokter akibat permintaan eyang2nya yg ga tahan ngeliat Deniz batuk. Dan lagi2 Deniz malah disuruh di Nebulizer, disana dia marah dan nangis sekencang2nya. Sehabis itu saya kaget mendengar dr teman saya klo Nebulizer itu hanya untuk anak yang menderita asthma. Haduhh kayanya emang bener deh Home Treatment ato HW itu adalah langkah yang paling tepat deh untuk mengatasi batuk pada anak.

Cobalah beberapa Home Treatment dibawah ini:


1. Uap Kayu Putih
Caranya: Masak air panas sampai mendidih pada panci. Lalu masukkan beberapa tetes minyak kayu putih pada air tsb dan letakkan pada kamar. Biarkan uap tersebut tercium oleh anak yang sedang batpil.

2. Madu
Banyak kontroversi sih soal madu baik atau tidak untuk diberikan untuk anak dibawah setahun atau tidak, Katanya bisa menyebabkan keracunan botulism, yaitu bakteri pada kaki2 lebah pembawa madu, walaupun di Indonesia sendiri sih belum diketemukan kasus tsb.Tapi untuk amannya sebaiknya treatment madu ini diberikan untuk anak di atas setahun saja. Berikan setengah sendok madu pada anak yang terserang batpil kira2 2X sehari.

3. Balsem gosok beraroma (untuk 3 bulan ke atas)
Berikan balsam gosok ke punggung, dada dan leher anak saat batuk. Balsam terbukti dapat memeberikan sensasi dingin dan sejuk di hidung, sehingga anak bs tidur pulas. Biasanya sih saya memakai balsam merk Transpulmin.

4. Sup ayam jahe
Cara membuatnya: kira2 membutuhkan satu ekor ayam kampung, cuci, oleskan dengan jahe yang sudah di keprek, letakkan dalam wadah lalu kukus dalam panic kukusan. Nah cairan di wadah hasil dari kukusan itulah yang biasa disebut sup ayam jahe yang bisa diminumkan ke anak untuk meredakan batuk. Studi metelah menunjukkan bahwa sup ayam benar2 meredakan gejala flu seperti, nyeri, lemas, hidung mampet dan demam.

5. Teh hangat atau cairan hangat lainnya
Cairan hangat seperti air putih hangat amat sangat menyamankan dan membantu mengurangi hidung mampet. Jika anak berusia 6 bulan ke atas, teh chamomile biasanya disukai anak2. Selain itu teh herbal lain juga bisa digunakan, tapi sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter, mengingat tidak semua produk yang mengaku alami aman bagi kesehatan.

6. Bawang merah+kayu putih
Iris2 bawang merah, masukkan minyak kayu putih, dan aduk2 hingga minyak bawangnya keluar. Lalu oleskan pada punggung, dada dan leher bayi.

7. Memposisikan kepala lebih tinggi dari badan
Terbukti dapat membantu anak bernapas lebih baik, letakkan bantal atau handuk di kepala agar posisi kepala lebih tinggi dari badan. Dan posisi ini jg membantu mencegah anak muntah, terkadang anak bayi susah mengeluarkan lendir dengan batuk, akibatnya bisa sering muntah jika batuk.

8. Banyak Istirahat
Buatlah tempat yang nyaman agar bayi bisa beristirahat, biarkan dia melakukan hobi favoritnya agar dia merasa nyaman. Dan usahakan si anak melakukan aktivitas yang tidak memakan banyak energy

9. Banyak makan buah bervitamin C
Usahakan agar kecukupan anak akan vitamin C terpenuhi. Bisa dari jeruk, atau buah lain yang banyak mengandung vitamin C. Karena batuk dan pilek berasal dari virus yang tidak ada obatnya, jadi yang bisa mengusir virus tersebut adalah meningkatkan daya tahan tubuh itu sendiri. Tapi sebaiknya pisang dan mangga harus dihindari, karena dapat mengingkatkan produksi lender di tenggorokan.

10. Dijemur
Biasanya dijemur itu treatment yg paling ampuh untuk menghilangkan penyakit flu. Caranya: jemurlah anak anda tanpa menggunakan atasan di sekitar pukul 7-9 pagi, klo di atas tsb sinarnya sudah kurang baik. Perhatikan juga bila cuaca dingin sebaiknya tidak perlu dijemur.

So far sih itu semua Home Treatment yang saya terapkan ke Deniz ketika ia batuk, semoga membatu.. :)
 

Wednesday, March 21, 2012

Happy 4th Monthyversarie Baby Deniz...

14.03.2012

Yes, Baby D is now 4 months.
Semakin tidak intens menulis blog dikarenakan super sibuk dan asyik dng si Dede lalu saya dan dede serta ayahnya terserang flu dan batuk, dan serangkaian keribetan ibu2 lainnya a.k.a malas mengupdate. Haha jadi disebutlah ini adalah posting yang tertunda.

Sedikit cerita tentang keribetan kita kemarin. Karena saya yang terserang batuk kering parah tak kunjung henti selama 2 minggu, akhirnya si Dede tertular juga. Tiap batuk pasti muntah, dan melihat mukanya saja saya kasihan, baby berumur 4 bulan terserang penyakit batuk berat. Akhirnya saya bawa ke DSA, karena pada saat itu timbul bercak2 merah kecil di badannya, ketakutan akan dbd. Dan pada saat itu di Yadika hanya dr. Dahlan Ali Musa yang praktek. Kebetulan dia memang juga terserang flu krn pada saat itu dia memakai masker. Mungkin itu yg membuatnya sedikit berbicara. Dia memberi Deniz amoxsan (AB), mycotin (obat batuk), salep acyclovir untuk bintik2 di badannya. Dan karena pengetahuan saya akan batuk sedikit, semua obat itu saya minumkan teratur ke Dede, bukannya Dede tambah sehat malah yang ada esoknya timbul ruam2 merah di sekujur tubuhnya seperti terbakar. Saya mengugling selama 2 hari pun tidak ada penyakit yg cocok utk ruam2 di badan Dede,bahkan saya bertanya2 dengan teman2 saya yg juga ibu2,serta membaca milist2 asiforbaby, akhirnya saya berkonsultasi ke dokter umum tempat saya memeriksakan batuk saya. Dan dia meminta Dede utk dijemput. Lalu dia menyarankan untuk menghentikan semua obat dr DSA tsb. Dan benar saja, esoknya ruam2 tersebut berangsur hilang. Dan ketika saya gugling ternyata salep acyclovir utk penyakit herpes. Wah saya benar2 kesal dengan dokter Dahlan, masa anak 4 bulan dikasi antibiotik, bahkan dokter saya pun menyatakan untung belum terlambat, krn klo terlambat alergi obat bisa bermasalah. Dan saya berjanji lain kali untuk lebih kritis mencari tahu tentang penyakit sebelum akhirnya harus ke DSA.

Back to topic, 4 bulanan Deniz.

BB: 7,6kg
TB: 6,3cm