Akhirnya bin akhirnya, setelah 4 tahun menikah Allah memberikan kami sekeluarga rejeki rumah impian kami. Dan dalam mencari jodoh kami ini bukan berarti tanpa halangan dan rintangan apapun. Jadi kira-kira mungkin setahun pencarian baru bertemu dengan rumah ini.
Sebelumnya kami pernah hampir membeli rumah di daerah yng juga tak jauh dari rumah kami yag sekarang, sudah DP tanda jadi juga. Tapi entahlah tiba-tiba si penjual berpikir untuk mengurungkan niatnya untuk menjual rumah tersebut. Dan pernah juga kami hampir membeli rumah cluster baru di daerah Jati Asih, tapi setelah kami survey ulang menggunakan mobil dan men-set KM tsb bisa dihitung kira2 jauhnya 19KM dari rumah kami yang sekarang. Jadi kira2 jarak tempuh kami ke kantor bisa 19KM + 15KM (jarak rumah-kantor kami sekarang) = 34KM saja untuk sekali jalan, dan jika dikira-kira PP bisa mencapai 68KM, dan sontak kami membatalkan niat kami. Lalu pernah juga kami mendapat rumah di belakang rumah yang pernah kami DP, dan sayangnya sudah di proseskan KPR oleh orang lain tetapi menunggu proses. Dan itu menunggunya membuat kami sempat stress dan akhirnya pun tak berjodoh memang.
Rumah yang sekarang kami tempati benar2 rumah yang sangat luar biasa menurut saya. Letaknya yang di belakang rumah mama, dan juga di area hook, ditambah lagi dengan area bebas banjir menjadikan rumah tsb sangat istimewa. Rumah tersebut memiliki luas tanah 198m2 ditambah lagi dengan area tingkat 2 nya yang menurut kami It's Just too good to be true. We just cannot stop saying Alhamdulillah for having that extremelly beautiful house.
Berawal dari kami memberanikan diri datang ke rumah tsb atas rekomendasi Mama dari ibu2 arisan yang memberitahukan bahwa rumah tsb sedang dijual. Dan pertama kali bertemu sang pemilik rumah tiba-tiba dia berkata di akhir pertemuan kami "Mungkin bisa saja rumah ini jadi jodoh anda berdua, karena entah mengapa kalo saya tidur dan ada yang mengetuk pintu saya tak pernah bisa terbangun. Mungkin ini suatu pertanda". Sejak saat itu yang kami lakukan adalah mengucapkan "Bismillah, ya Allah semoga rumah ini jodoh kami".
Dan perjalanan negosiasi rumah tersebut juga dibilang lumayan alot, dan memakan waktu sampai 7 bulan lamanya ditambah 2 bulan untuk renovasi. Dan disitu kami makin sadar bahwa kekuasaan Allah luar biasa, bulan Juni ketika kami harus membayar rumah tersebut di saat uang projek suami dan bonus kantor saya turun. Dan di bulan selanjutnya yang dimana uang perbaikan rumah membengkak, kami pun bisa melaluinya dikarenakan Allah memberikan waktu yang tepat sekali dan diluar nalar serta logika. Andai saja negosiasinya ga alot, dan andai saja perbaikan rumah lebih cepat, kami pun bingung bagaimana bisamembayar tagihan-tagihan yang tidak sedikit itu.
Dan this is it penampakan rumah idaman kami.
Sekarang Pe-ernya tinggal mengisi rumah dari mulai Meja makan, Ruang TV, kamar mandi tamu, dan lantai 2 yang masih menyusul tahap selanjutnya.
Bismillah, Allah berikan kami jalanMu yang terbaik ;)
0 comments:
Post a Comment