Thursday, October 24, 2013

This is it: Kepuasan mendapatkan gentle birth

Due date kelahiran decil menurut dr. Syarief sekitaran tanggal 23 july, bahkan menurut dr. Ando suami teman saya sekitar 30 july ini. Tapi atas saran dokter saya tetap mengambil cuti dr tanggal 8 july ini, agar bisa fokus mempersiapkan kelahiran si Decil. Dan ga nyangka jg, awal cuti saya itu,Senin 8 July 2013, adalah hari kelahiran Decil.

Jadi begini ceritanya, malamnya di tgl 7 july sebelum tidur, punggung saya sakit serta panas dr punggung ke pinggang, bahkan dibawa berdiripun seperti ada yg menekan kaki saya turun. Saya sampai meminta suami saya mengoleskan lafalos 2x malam itu ke punggung hingga kaki saya. Bahkan posisi tidur saya pun nungging untuk mengurangi ketidaknyamanan saya. Saya sempat berfirasat apakah ini tanda melahirkan, tapi tidak adanya flek membuat saya menghiraukan sakit tersebut sampai saya pun tertidur.

Paginya ketika terbangun, rasa sakit itupun hilang. Hingga jam 8 pagi ada dorongan sakit perut yg sekitar setengah jam sekali yg juga tak saya hiraukan akibat belum adanya flek. Dan saya pun melanjutkan aktivitas biasa membereskan seisi rumah sambil mengurus Deniz. Ketika menjelang jam 1, sakit ini pun sampai membuat saya berkeringat, dan semakin intens. Saya lalu menitipkan Deniz dirumah eyangnya supaya saya bs tidur sejenak. Sambil mencatat rentang waktu gelombang tersebut, karena yah lagi2 tidak ada flek. Lalu saya menelfon suami saya yg sedang sibuk saat itu hingga menyarankan saya utk istirahat, lalu saya menghubungi sodara saya yg saya ingat dia sebelumnya mengalami pembukaan 3 hari, serta menelfon teman saya yg seorang dokter untuk bertanya mengenai sakit saya. Saya sempat takut klo2 proses melahirkan ini akan sangat menyakitkan, krn ada yg bilang jika tak pernah mengalami mual semasa hamil nantinya melahirkannya yg akan berat. Saya berusaha membuang jauh2 pikiran itu dan mengumpulkan affirmasi positif saya. Sambil membaca2 buku hypnobirthing dan mendengarkan cd relaksasi pelangi serta mengajak janin saya berbicara saya lakukan saat itu.

Tetap tak tenang dengan gelombang tersebut yang sudah saya cari tau melalui browsing bahwa ini bukan braxton hicks ato kontraksi palsu, saya beberes baju2 untuk dibawa ke RS kalo2 ini waktunya. Saat itu saya sempat mengajak main Deniz sambil trus bercucuran keringat. Akhirnya pun saya menelfon papa saya di rumah sebelah dan mengatakan bahwa sakitnya tak juga berhenti. Akhirnya beliau memutuskan untuk mengajak saya ke RS utk periksa, apapun hasilnya nanti.


Berbekal buru-buru memasukkan pakaian2 ke koper, serta tak lupa mandi, saya dan papa saya meluncur ke RS. Yadika. Dan saat itu jalanan memang sangat macet dikarenakan menjelang puasa dan hampir jam 4 sore. Papa saya menyetir seperti raja jalanan dan sempet worry bayinya masuk lg krn saya ngeri dijalan saat itiu. Tapi tetep ga lupa ngeroll rambut. Hehe. Sampai kira2 jam 4 kurang, papa langsung memarkir mobil di lobby krn panik, disana saya langsung dibawa ke lantai 2 ruang bersalin untuk dicek pembukaan. Benar saja saat itu sudah pembukaan 7. Dengan santai, saya menelpon suami saya yang saat itu memang saya sudah pasrah jika dia tidak sempat menemani saya melahirkan yang ke-2 kalinya ini. Dikarenakan kantor si suami di daerah tanah abang dan saat itu jam2nya pulang kantor yang tentunya macetnya tak akan terbayangkan. Sambil menunggu kontraksi yang terus bertambah, saya sempat memakan camilan bekal saya yg sempat terbawa saat itu; susu uht dan coklat. Dan dengan bekal hypnobirthing yang saya pelajari, saya tetap tenang dan menikmati setiap gelombang rahim yang terjadi. Mengingat2 Rainbow relaxation, ketenangan yang membuat jalan lahir membuka sebagaimana mestinya, percaya bahwa saya bisa melahirkan tanpa rasa sakit yang tak wajar. And believe me, it worked. Suster2 disana sampai tak percaya saya bisa setenang itu pada saat itu.

Dan taunya juga tanpa disangka2 suami saya tiba2 muncul dengan tergesa2. Tak terpikir bagaimana dia bisa secepat itu menuju RS. Tanpa menunggu lama2 lagi, setengah jam setelah suami saya sampai, pembukaan pun telah lengkap. Dan hal yang mengkhawatirkan saat itu adalah dokter Syarief tidak bisa menolong saya melahirkan saat itu, dikarenakan jarak dari tempat praktek dia saat itu di RS Bunda Menteng menuju RS. Yadika di hari Senin dan jam2 pulang kantor. Dan dr. Rizka yang dulu membantu saya melahirkan Deniz pun berada di RS. Bunda, yang tentunya juga tidak bisa menolong saya. Akhirnya ditunjuklah dr. Ismail Tukimin, dokter yang sedang berada disana untuk membantu ibu sebelah yang baru saja kehilangan bayinya, tapi diminta untuk membantu saya terlebih dahulu dikarenakan pembukaan telah lengkap.

Tanpa berlama2 saya pun setuju untuk dibantu dokter tersebut, ya walaupun saya agak ragu krn dokter tersebut sudah sangat tua dan tanpa menggunakan kacamata untuk membantunya melihat, saya sempat kuatir apa dia bisa menjahit dengan baik?

Tak lama dokter tersebut memecahkan air ketuban saya karena saya merasakan air yang mengalir deras di kaki saya, serta menyuruh saya mengambil posisi melahirkan, dan dalam 2 kali mengejan, sempat habis nafas saya ditengah kepala bayi yang akhirnya saya lanjutkan, akhirnya bayi mungil itupun keluar. Alhamdulillah..

M. ARCHIE RAYYAN SATRIA
Lahir pukul 17.40 pada hari Senin, 8 July 2013 dengan berat 2710gram dan proses normal yang menyenangkan.


Inilah pengalaman melahirkan saya yang betul2 indah, 

My gentle birth. 

Dengan Hypnobirthing.

We did it boy... 

Thank you for making me feel this wonderfull gentle birth...

1 comments:

Unknown said...
This comment has been removed by the author.

Post a Comment