Well, awalnya saya benar2 tidak tertarik untuk mudik di kala kehamilan menginjak usia ke 7 bulan. Disebabkan karena memang saya rewel dan banyak mengeluh, entah hanya untuk manja2 dan mencari perhatian orang2 terutama suami saya atau memang benar2 berasa sakit. Tp lumayan jarang sih saya mengeluh krn benar2 sakit, karena saya benar2 rela apapun untuk dede, semoga nanti sampai proses melahirkan akan selancar ini, amin. Contohnya gatal2 yang menyerang setiap sehabis maghrib sehingga menyebabkan saya harus membasuhi seluruh tubuh saya dengan air, pegal2 di punggung yg seperti habis mengangkut berton2 beras (salah duduk sedikit sakitt sekali), dan mood swing yg membuat saya jd wanita labil satu dunia (sejujurnya saya sih merasa tidak nyaman dengan pola moody ini, tapi entah kenapa saya senang krn ini menyebabkan saya dimanja orang2..hehe *devilish).
And finally, here's our ticket to kebumen, first time pulang kampung ke kampung mertua, yeah dikarenakan mama papa tidak pulang kampung karena sudah tidak ada ortu masing2. Pengalaman pertama sih buat papa dan mama lebaran di jakarta.
Hm..Mahal sih untuk rate ticket ke Jogja, tp berhubung High Season ya gini deh.
Oh iya, tiket ini persembahan dari mama mertua yg super baik. I just can't imagine i got such a nice and wonderfull mom-in-law. Dari kiriman susu2 dan camilan2 sehat untuk si dede (habatussauda, madu, kurma, kacang2an), baju2 untuk saya, sampai perhatiannya mem-bbm saya tiap hari mengingatkan ini itu'nya. Ga heran sih kalo banyak yang sayang dia.
Lalu tibalah saat saya pulang kampung, 27 August jam 17:25 flightnya. Karena seminggu sebelum saat saya pulang kampung itu macetnya amit2, kami (saya dan suami) memutuskan untuk berangkat lebih awal, yaitu jam 13:00 dengan taxi express yg dipesankan mama. Btw taxinya itu super tepat waktu ya, ketika saya dan suami masih sibuk utk mencari oleh2, cuci mobil, dan mencari dokter gigi utk si suami, dia sudah standby di depan rumah. Sebagai ulasan, saat itu suami saya sudah 3 hari menderita sakit gigi, yang katanya tumbuh gigi (paling ga terima kalo dibilang jorok alias kurang merawat gigi..hehe), yang pada akhirnya tidak ketemu dokter gigi yang praktek di hari libur.
Ternyata perjalanan kami ke bandara hanya memakan waktu 1 jam saja. Kami tiba di bandara pukul 14:00, yang artinya masi ada waktu sekitar 2 jam lg untuk check-in. Harusnya saya mengucap Thanks God atau Straight Face ya?
Lalu, saya meminta suami untuk makan, dan dia merekomendasikan untuk makan makanan sehat di kantin prasmanan yang entah namanya saya lupa, supaya tidak ada junkfood lg untuk dede. Huf, tp saya merasa menyesal sekali makan disana, disamping makanannya yg biasa saja, harganya yg super mahal bikin ga napsu makan. Fyi pada saat itu saya hanya memesan nasi+sapo tahu+telur balado+sapi lada hitam+teh botol menghabiskan hampir 50rb'an.
Dan jam 15:00 kami berhasil check-in lalu menuju ruang tunggu bandara, ternyata disana sudah ramai, ditambah lg ada beberapa orang yg merokok disana, saya bingung apa dia tidak membaca tulisan no smoking ya disebelahnya?
Sejam dua jam kami menunggu, dan mulailah punggung saya cenut2 karena kebanyakan duduk. Untung saja pesawatnya on-time. Dan beginilah kenarsisan kita di dalam pesawat (dengan suami yg sedang sakit gigi)
Setiba di jogja pukul 18:30 dijemput oleh mama mertua dan adiknya si suami. Hm, ternyata jogja ga kalah macetnya sm Jakarta, bahkan lebih rusuh saya bilang. Dan akhirnya pun sampai juga di kebumen jam 1:00 pagi. Mandi dan lagi2 si mama mertua membawakan oleh2 baju untuk saya, dan sarung utk suami.
--Kebumen day 1 (28 Aug 2011)--
Excited dengan suasana kebumen, rumah mama Yanti (mertua) yang super nyaman, dengan kursi besar di ruang TV yg super cozy. Dan masi dengan suasana puasa dan saya yang tiak berpuasa. Hehe. Hua, rasanya ingin selalu bermalas2an.
--Kebumen day 2 (29 Aug 2011)--
Diajak ke kota oleh mama mertua dan sodara lain, beli kebutuhan lebaran (yang diperkirakan besok dan ternyata lusa), dan banyak es krim dan coklat untuk saya (ya ampun saya berasa seperti anak kecil, Fyi si ayah mertua berpesan supaya saya dibelikan 2 item tsb, and its a must). Belanjaan si mama uda kaya ngeborong 1 toko, dan hampir smua atm di kebumen ngantri termasuk satu2nya swalayan disana, Rita. I just cant imagine jika saya harus mengantri dlm keadaan gendut seperti ini. Untungnya si mas Teguh (keponakan si mama) punya banyak cara utk mengatasi antri tsb, diantaranya mencari atm bank danamon dan jg mengantri di kasir selagi saya dan mama masi hunting brng2. Oh iya, istri mas teguh turut serta, namanya mba Rina dan anaknya Bunga. Dia baik sekali, dia bnyk memberi info ke saya mengenai kehamilan.
Karena menurut pemerintah hilalnya belum kelihatan, hari ini bukanlah hari terakhir berpuasa. Lucunya, takbir sudah terlanjur berkumandang sebelum keputusan ditetapkan. Akhirnya setelah keputusan pemerintah, orang2 mulai bertarawih kembali. Dan perjalanan ke purbalingga pun ditunda esok hari.
--Kebumen, Purbalingga day 3 (30 Aug 2011)--
Hari ini hari terakhir berpuasa, perjalanan ke purbalingga pun dimulai hari ini. Tidak seperti tahun kemarin, ternyata dr kebumen - purbalingga hanya memakan waktu 2 jam saja.
Sesampai di purbalingga, hanya saya yang tidak berpuasa, lalu saya adl orang petama yg mencicipi ketupat + opor ayam + mangga Bali dari bude anis..Woow and it was really yummy.
Air di purbalingga dingin sekali, tapi saya yg gendut rasanya senang sekali melihat air..hehe..
Untuk shalat ied besok, kita merencanakan utk memakai baju seragam berwarna cream. Sayangnya si adik lupa membawa baju kokonya, batallah rencana kompakan kita di Idul Fitri.
Malamnya kita jalan ke alun2 untuk mengantar ade Fyan ketemu fans2nya..huhu rocker rocker..gtu deh..
--Purbalingga, Wonosobo day 4 (31 Aug 2011)--
Horee, hari ini lebaran. Shalat di lapangan dekat rumah, hm agak jauh sih. Saya berjalan dengan suami saya dan si mama. Untung saat shalat cuacanya agak2 mendung, jd dede ga kepanasan. Tp dia terdengar excited.
Pulangnya mampir ke kuburan mbah kakung dr ayah.
Siangnya kita menuju wonosobo untuk mengunjungi kerabat noni, bersama keluarga kak amin dengan kru satu busnya. Inilah foto2 kenarsisan kami.
--Wonosobo, Purbalingga, Kebumen day 4 (01 Sept 2011)--
Terjebak di Hotel Bima akibat rayuan kak Amin, akhirnya paginya kita kembali pulang ke purbalingga dan malamnya kita kembali ke kebumen. Perjalanan Purbalingga - Kebumen memakan waktu hampir 6 jam dikarenakan macet yang sangat. Mungkin banyak yang masuk kantor hari Jumat dan akhirnya pulang hari ini. Tp kita sempat mampir ke Soto Sokaraja langganan kel. Nasucha ini..Hm yummy..
--Kebumen day 5 (02 Sept 2011)--
Menikmati suasana hari terakhir di Kebumen. Hm..i'm gonna miss them all, bude Mus yg baik hati juga jago masak, Bulek Icih yang cantik, Mbah yang senang bercerita, serta suasana di Kebumen yang berbeda sekali dr Jakarta.
--Kebumen day 6 (03 Sept 2011)--
Saatnya kembali ke Jakarta and back to reality. Dijemput oleh rombongan bus kak Amin di kebumen dan memulai perjalanan pukul 15.30. Dann macetnya ga ketulungan, sampai Jakarta esoknya saja pukul 14.30. Pas 23 jam kita di jalan. Beginilah hasil yang didapat dari menginap di jalan.
Tp alhamdulillah sampai rumah dengan selamat. Dede tanen banet sm eyang kung n eyang utii... ;)
And finally, here's our ticket to kebumen, first time pulang kampung ke kampung mertua, yeah dikarenakan mama papa tidak pulang kampung karena sudah tidak ada ortu masing2. Pengalaman pertama sih buat papa dan mama lebaran di jakarta.
![]() |
| Ticket to Jogja |
Oh iya, tiket ini persembahan dari mama mertua yg super baik. I just can't imagine i got such a nice and wonderfull mom-in-law. Dari kiriman susu2 dan camilan2 sehat untuk si dede (habatussauda, madu, kurma, kacang2an), baju2 untuk saya, sampai perhatiannya mem-bbm saya tiap hari mengingatkan ini itu'nya. Ga heran sih kalo banyak yang sayang dia.
Lalu tibalah saat saya pulang kampung, 27 August jam 17:25 flightnya. Karena seminggu sebelum saat saya pulang kampung itu macetnya amit2, kami (saya dan suami) memutuskan untuk berangkat lebih awal, yaitu jam 13:00 dengan taxi express yg dipesankan mama. Btw taxinya itu super tepat waktu ya, ketika saya dan suami masih sibuk utk mencari oleh2, cuci mobil, dan mencari dokter gigi utk si suami, dia sudah standby di depan rumah. Sebagai ulasan, saat itu suami saya sudah 3 hari menderita sakit gigi, yang katanya tumbuh gigi (paling ga terima kalo dibilang jorok alias kurang merawat gigi..hehe), yang pada akhirnya tidak ketemu dokter gigi yang praktek di hari libur.
Ternyata perjalanan kami ke bandara hanya memakan waktu 1 jam saja. Kami tiba di bandara pukul 14:00, yang artinya masi ada waktu sekitar 2 jam lg untuk check-in. Harusnya saya mengucap Thanks God atau Straight Face ya?
Lalu, saya meminta suami untuk makan, dan dia merekomendasikan untuk makan makanan sehat di kantin prasmanan yang entah namanya saya lupa, supaya tidak ada junkfood lg untuk dede. Huf, tp saya merasa menyesal sekali makan disana, disamping makanannya yg biasa saja, harganya yg super mahal bikin ga napsu makan. Fyi pada saat itu saya hanya memesan nasi+sapo tahu+telur balado+sapi lada hitam+teh botol menghabiskan hampir 50rb'an.
Dan jam 15:00 kami berhasil check-in lalu menuju ruang tunggu bandara, ternyata disana sudah ramai, ditambah lg ada beberapa orang yg merokok disana, saya bingung apa dia tidak membaca tulisan no smoking ya disebelahnya?
Sejam dua jam kami menunggu, dan mulailah punggung saya cenut2 karena kebanyakan duduk. Untung saja pesawatnya on-time. Dan beginilah kenarsisan kita di dalam pesawat (dengan suami yg sedang sakit gigi)
![]() |
| Narcis di pesawat |
--Kebumen day 1 (28 Aug 2011)--
Excited dengan suasana kebumen, rumah mama Yanti (mertua) yang super nyaman, dengan kursi besar di ruang TV yg super cozy. Dan masi dengan suasana puasa dan saya yang tiak berpuasa. Hehe. Hua, rasanya ingin selalu bermalas2an.
--Kebumen day 2 (29 Aug 2011)--
Diajak ke kota oleh mama mertua dan sodara lain, beli kebutuhan lebaran (yang diperkirakan besok dan ternyata lusa), dan banyak es krim dan coklat untuk saya (ya ampun saya berasa seperti anak kecil, Fyi si ayah mertua berpesan supaya saya dibelikan 2 item tsb, and its a must). Belanjaan si mama uda kaya ngeborong 1 toko, dan hampir smua atm di kebumen ngantri termasuk satu2nya swalayan disana, Rita. I just cant imagine jika saya harus mengantri dlm keadaan gendut seperti ini. Untungnya si mas Teguh (keponakan si mama) punya banyak cara utk mengatasi antri tsb, diantaranya mencari atm bank danamon dan jg mengantri di kasir selagi saya dan mama masi hunting brng2. Oh iya, istri mas teguh turut serta, namanya mba Rina dan anaknya Bunga. Dia baik sekali, dia bnyk memberi info ke saya mengenai kehamilan.
Karena menurut pemerintah hilalnya belum kelihatan, hari ini bukanlah hari terakhir berpuasa. Lucunya, takbir sudah terlanjur berkumandang sebelum keputusan ditetapkan. Akhirnya setelah keputusan pemerintah, orang2 mulai bertarawih kembali. Dan perjalanan ke purbalingga pun ditunda esok hari.
--Kebumen, Purbalingga day 3 (30 Aug 2011)--
Hari ini hari terakhir berpuasa, perjalanan ke purbalingga pun dimulai hari ini. Tidak seperti tahun kemarin, ternyata dr kebumen - purbalingga hanya memakan waktu 2 jam saja.
Sesampai di purbalingga, hanya saya yang tidak berpuasa, lalu saya adl orang petama yg mencicipi ketupat + opor ayam + mangga Bali dari bude anis..Woow and it was really yummy.
Air di purbalingga dingin sekali, tapi saya yg gendut rasanya senang sekali melihat air..hehe..
Untuk shalat ied besok, kita merencanakan utk memakai baju seragam berwarna cream. Sayangnya si adik lupa membawa baju kokonya, batallah rencana kompakan kita di Idul Fitri.
Malamnya kita jalan ke alun2 untuk mengantar ade Fyan ketemu fans2nya..huhu rocker rocker..gtu deh..
--Purbalingga, Wonosobo day 4 (31 Aug 2011)--
Horee, hari ini lebaran. Shalat di lapangan dekat rumah, hm agak jauh sih. Saya berjalan dengan suami saya dan si mama. Untung saat shalat cuacanya agak2 mendung, jd dede ga kepanasan. Tp dia terdengar excited.
Pulangnya mampir ke kuburan mbah kakung dr ayah.
Siangnya kita menuju wonosobo untuk mengunjungi kerabat noni, bersama keluarga kak amin dengan kru satu busnya. Inilah foto2 kenarsisan kami.
--Wonosobo, Purbalingga, Kebumen day 4 (01 Sept 2011)--
Terjebak di Hotel Bima akibat rayuan kak Amin, akhirnya paginya kita kembali pulang ke purbalingga dan malamnya kita kembali ke kebumen. Perjalanan Purbalingga - Kebumen memakan waktu hampir 6 jam dikarenakan macet yang sangat. Mungkin banyak yang masuk kantor hari Jumat dan akhirnya pulang hari ini. Tp kita sempat mampir ke Soto Sokaraja langganan kel. Nasucha ini..Hm yummy..
--Kebumen day 5 (02 Sept 2011)--
Menikmati suasana hari terakhir di Kebumen. Hm..i'm gonna miss them all, bude Mus yg baik hati juga jago masak, Bulek Icih yang cantik, Mbah yang senang bercerita, serta suasana di Kebumen yang berbeda sekali dr Jakarta.
--Kebumen day 6 (03 Sept 2011)--
Saatnya kembali ke Jakarta and back to reality. Dijemput oleh rombongan bus kak Amin di kebumen dan memulai perjalanan pukul 15.30. Dann macetnya ga ketulungan, sampai Jakarta esoknya saja pukul 14.30. Pas 23 jam kita di jalan. Beginilah hasil yang didapat dari menginap di jalan.
Tp alhamdulillah sampai rumah dengan selamat. Dede tanen banet sm eyang kung n eyang utii... ;)







0 comments:
Post a Comment