Wednesday, April 13, 2016

Ber-weekend Ria di Bogor

Jadi asal mulanya adalah anak pertama saya, Deniz, sudah 2 minggu terakhir minta diajak menginap di hotel. Usut punya usut sih sepertinya dia fun banget waktu diajak nginep di Hotel Tentrem Jogjakarta. Nanti reviewnya saya tulis yaa...

Pas banget si utinya dinas ke Bogor selama seminggu, menginap di hotel Shahira 2. Diajaklah kita sekeluarga kesana sekaligus untuk menjemput uti yang pulang dinas. Dan tadaaa...akhirnya impian Deniz untuk menginap di hotel terwujudkan. Meskipun hari tersebut pas banget pas ada event hijabday 2016 yang cuma diselenggarakan 1 hari, yang saya udah sampe pengen banget mau dateng, tapi apa daya yahh demi anaakk...sayang anaakk...

Tibalah kami di Hotel The Shahira 2, Jalan A. Yani No. 17 - 23, Tanah Sareal.

The Sahira 2 hotel

Kesan pertama untuk hotel berbintang 4 ini, clean, dan cozy.

Monday, November 23, 2015

Demam Berhari Hari Disertai Batuk

Jadi disinilah suka duka menjadi ibu dari 2 balita laki-laki yang selalu aktif. Kejadiannnya di hari senin persis setelah kami merayakan ulang tahun Mas Deniz di Kuntum Farm Field. Malamnya sih sempat kita ajak pergi lagi ke ulang tahun anaknya sodara kami di Sinbad Restaurant. Mungkin hal itulah yang membuat daya tahan tubuh Mas Deniz dan Dede Archie menurun.

Senin paginya Mas Deniz mulai demam dan kehilangan nafsu makan. Sudah mulai kuatir deh ini mengingat mas Deniz itu paling doyan yang namanya makan. Kami mulai deh home treatment yang biasa kami lakukan, karena kami termasuk jarang memberikan anak-anak obat-obatan. Mengoleskan bawang merah dicampur minyak kayu putih atau bisa Vicks pada punggung dan dadanya, mulai mandi air anget lagi, efektif diberikan madu, sari kurma dan memberikan Tempra kalo panasnya sudah mulai di sekitar 39. Panasnya sih pasti turun sehabis diberikan Tempra, tapi setelah efek Paracetamolnya hilang demamnya muncul lagi.

Dan selanjutnya di hari demam yang ke-2 mas Deniz, tiba-tiba adiknya pun ikutan demam. Home Treatment juga diberikan kepada si adik ini. Tapi anehnya ketika hari ke-3 mas Deniz sembuh dari demam, si adik masih tetap demam disertai batuk yang parah. Panik dong saya tentunya, mengingat dari kecil Dek Archie itu terbilang sangat jarang sakit, apalagi ke dokter terbilang tidak pernah sama sekali.

Akhirnya setelah hari ke-5 demam, Archie kami bawa ke RS. Harum, pertimbangannya karena RS ini dekat dengan rumah. Dokter Anak yang ada saat itu adalah Dokter Pratiwo Sardjuno. Beliau termasuk dokter senior di RS. Harum. Antriannya kala itu lumayan banyak. Untung saja di RS. Harum disediakan area khusus bermain anak sehingga anak-anak tidak bosan menunggu antrian.

Ruang Tunggu di RS. Harum Sisma Medika
Ruang Tunggu di RS. Harum

Friday, November 20, 2015

Deniz is Turning 4

Dikarenakan working Mom ini agak sibuk dalam Minggu ini, yang anaknya sakit, yang dicariin terus sama orang Singapur, jadilah postingan ini di tulis di akhir Minggu, hampir seminggu setelah ulang tahun Mas Deniz.

Jadi, tanggal 14 November 2015 adalah hari ulang Tahun Mas Deniz yang ke-4. Seperti tradisi di keluarga kami, tiap pagi kami menyediakan kue untuk ditiup yang berulang tahun di hari itu. Nah as request Mas Deniz ini, dia mintanya kue bertema Cars, dan yak karena emaknya ga sempet akhirnya Rainbow Cake dari Dapur Cokelat ini kami sulap sedikit supaya sedikit bertema Cars. hihi. Dan beginilah penampakannya.

Kue Cars Ala2 Mom

Lalu kadonya dikasih dari Mama mertua yang baik hati. Hm.. yang mencarikan tetep Ayah dan Mama sih. Jadi di hari Jumatnya sepulang kerja saya dan Suami menyempatkan diri ke Jatinegara tepatnya ke Toko Sarana untuk mencari sepeda sesuai permintaan anaknya, yaitu apapun tapi warnanya merah. Sebenarnya sih anaknya kalo ditanya mau kado apa pasti jawabannya tidak mau apa-apa. Tapi akhirnya setelah saya bilang bahwa sepeda yang sekarang kekecilan dan sebaiknya diberikan ke adik, Mas Deniz setuju dan me-request sepeda berwarna merah. Dan sore itu saat perjalanan mencari sepeda Mas Den langit gelap sekali, tapi kami tetap memarkir mobil agak jauh dari toko tsb supaya ke arah pulang tidak perlu memutar. Dan benar saja akhirnya kami hujan2an menuju kesana dan tak berbeda pula saat pulang. Disana sepeda yang berwarna merah hanya tersisa merek United tipe Italia. Padahal kami sempat menelpon mas Deniz dia tetap minta sepeda yang penting ada warna merahnya. Ya apa boleh buat ya Mas Deniz memang anaknya pintar mengambil keputusan. Dari harga awal 1.040,000 didiskon menjadi 750.000 saja. I'am a happy Mom.

Tuesday, November 17, 2015

Ulang Tahun ke-4 Mas Deniz di Kuntum Farm Field Bogor

Tanggal 14 November 2015 adalah hari Ulang Tahun Mas Deniz yang ke-4. Kebetulan hari itu adalah hari Sabtu, dan jarang2nya Ayah bisa bepergia di hari Sabtu. Kami sekeluarga beserta eyang memutuskan untuk berwisata ke Kuntum Farm Field yang terletak di Bogor.

Kami berangkat mulai dari Pukul 8.00, padahal rencana awal di pukul 7.00. Dan benar saja, agak macet menuju perjalanan ke Bogor tsb.

Kuntum Farm Field Letaknya masih di Bogor juga, tapi kali ini Bogor Kota. Dekat dengan pusat tas dan fashion, di Jalan Tajur. Kalau mau gampang (belok-beloknya sedikit), maka dari Jalan Tol Jagorawi keluarlah di exit paling ujung: Gerbang Ciawi. Ikuti saja jalannya, nanti di depan ketemu lampu merah. Harusnya belok kanan, tapi terkadang lalu lintas diarahkan Pak polisi (guna menghindari macet) untuk lurus dulu kemudian putar balik, lalu belok kiri. Nah itulah dia Jalan Tajur. Lurus saja di jalan ini dan lihat-lihat sebelah kanan. Tidak seberapa jauh, nanti terlihatlah plang yang cukup besar bertuliskan Kuntum Farm Field. Nyeberanglah di situ dan masuk ke jalan itu, dan masuk deh ke gerbangnya. Lurus saja, bayar tiketnya nanti di depan (Rp 30.000 per orang dihitung dari 2 tahun ke atas).

Pintu depan Kuntum Farm Field

Dari pintu masuk terlihat asri sekali, lalu jika masuk terlihat banyak etalase yang menjual tanaman2, bunga2, lampu dan guci hias, serta banyak kolam dengan suara air bergemricik. Pada saat saya kesana kebetulan sedang banyak area yang diperbaharui nampaknya.


Etalase Guci dan Lampu2